BudayaEkonomiKhazanahNewsPendidikanPolitik

Pasar Baru Sei Rampah, Segera Dipungsikan

573
×

Pasar Baru Sei Rampah, Segera Dipungsikan

Sebarkan artikel ini
Peninjauan dan monitoring Pasar tradisionil Sei Rampah, yang baru.

MONITORING DAN EVALUASI PASAR RAKYAT SEI RAMPAH

 Sergai, Global Terkini.Com – Sebanyak 320 orang pedagang, awal Januari 2019 mendatang, rencananya akan menempati Pasar Rakyat Sei Rampah yang baru. Para pedagang tersebut merupakan pedagang lama yang  selama ini menempati Pasar Tradisional Sei Rampah di deretan pertokoan Kota Sei Rampah. Hal ini dikatakan oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Darma Wijaya, saat memberi sambutan dalam kunjungan monitoring di pasar rakyat Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, Senin (11/12) pekan ini.

Baca Juga :   APJII Laksanakan Rakerwil, Realisasikan Semua Kegiatan

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Kementrian Perdagangan, Sihard Hadjopan Pohan, Perwakilan Bappenas serta Sekretaris Dinas Perindag, Roy CP Pane Wakil Bupati Sergai, H. Darma Wijaya menuturkan, dengan adanya pasar yang baru ini dapat menciptakan suasana pasar yang lebih tertib dan tertata rapi. Sehingga mencerminkan model pasar yang lebih modern dan lebih bersih, Katanya.

Monitoring ini  sangat membantu kerja pemerintah daerah agar target pengerjaan pasar ini selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Oleh karenanya, kepada masyarakat, diharapkan dapat membantu menghidupkan serta menjadikan pasar ini sebagai tujuan berbelanja, khususnya masyarakat Kecamatan Sei Rampah dan sekitarnya. harap Wabup Darma Wijaya.

Baca Juga :   Sikap Pemkab Bone Menanggapi Epidemik Covid - 19

Sementara itu, Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Kementrian Perdagangan Sihard Hadjopan Pohan, mengatakan, Pelaksanaan pembangunan Pasar Rakyat ini anggarannya bersumber dari APBN tahun 2017-2018. Dengan demikian harapan kami  agar gedung ini segera dimanfaatkan dan dipergunakan serta dirawat dengan sebaik-baiknya. “Jangan nanti gedung sudah selesai dikerjakan, rusak lagi sebelum dipakai oleh pedagang. dari hasil monitoring, pembangunan Pasar Rakyat ini sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)” katanya

Semoga keberadaan bangunan Pasar Rakyat ini memberi kenyamanan serta kemudahan bagi masyarakat dalam aktivitas jual beli maupun transaksi dagang di pasar ini. Tutup Sihard Hadjopan Pohan.

Baca Juga :   Warga Keluhkan Pelayanan di Puskesmas, Konflik Internal Hingga Kesehatan Jadi Alasan

Penulis : Budi Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *