NewsPeristiwa

Reboisasi BPDAS Sulbar di Mamasa Diduga Bermasalah

×

Reboisasi BPDAS Sulbar di Mamasa Diduga Bermasalah

Sebarkan artikel ini
Kondisi lokasi Reboisasi Hutan dan Lahan (RHL) di Dusun Salulotong, Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diduga gagal, dengan sebagian besar tanaman tidak tumbuh meski menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar.

Mamasa, Global Terkini- Kegiatan Reboisasi Hutan dan Lahan (RHL) yang dilaksanakan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Barat di Kecamatan Tawalian, Desa Tawalian Timur, Kabupaten Mamasa, diduga bermasalah.

Program RHL yang dilaksanakan pada 2023 itu menyasar sejumlah titik di Desa Tawalian Timur. Namun, fakta di lapangan menunjukkan tingkat kegagalan tanaman sangat tinggi.

Dari pantauan di lokasi RHL Dusun Salulotong, Rabu 4 Februari 2026 siang, hanya sekitar 30 persen tanaman yang tumbuh, sementara sisanya gagal.

Padahal, kegiatan tersebut menelan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp1,6 miliar. Jenis tanaman yang ditanam antara lain alpukat, suren, dan kayu jati.

Baca Juga :   Kerja Dulu, Kontrak Belakangan: Proyek JUT Mappalo Ulaweng Terancam Tak Cair

“Kebanyakan gagal pak. Kita lihat saja ini banyak yang gagal,” ujar seorang warga yang ditemui di lokasi RHL.

Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, saat dikonfirmasi wartawan menyebutkan bahwa pelaksana kegiatan bukan pemerintah desa.

“Yang kerja adalah kelompok silahkan tanyakan sama kelompoknya atau fasilitatornya,” kata Saulinggi singkat.

Saat ditanya terkait tingkat keberhasilan tanaman, Saulinggi mengakui hasilnya jauh dari target.

“Kayaknya ada sekian persen yang tumbuh. Anggarannya sekitar itu 1,6 Milliar rupiah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, BPDAS Sulawesi Barat belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih berupaya memperoleh klarifikasi dari pihak terkait.

Baca Juga :   Gebyar Tebing Tinggi Expo 2018, Sergai Turut Ambil Bagian

Jika dugaan penyimpangan anggaran benar terjadi, Aparat Penegak Hukum diminta segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY