Mamasa, Global Terkini- LSM Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Mamasa mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa transparan terkait klaim investasi Rp90 miliar pada 2025. Ketua DPC LSM Gerak Mamasa, Andi Waris Tala, menegaskan publik tidak boleh dibohongi soal kebenaran investasi tersebut.
“Jangan ada pembohongan publik soal Investasi Rp90 Milyar. jika memang ada, jelaskan poin, angka dan sumber Investasi sejenis apa,” ujar Andi Waris, Minggu 8 Februari 2026.
Ia menilai klaim itu terkesan dipaksakan demi pencitraan keberhasilan pemerintah.
“Jangan karena mau dianggap berhasil, Pemda melakukan pembohongan publik soal adanya investasi sebanyak itu,” tegasnya.
Andi Waris juga menyoroti dugaan maraknya penyerobotan tanah warga, bukan peningkatan investasi, di sejumlah lokasi proyek pemerintah.
“Diharapkan agar Bupati Mamasa menginventarisir dugaan maraknya penyerobotan tanah di beberapa titik aktivitas pembangunan Pemerintah, seperti Laboratorium Kesehatan di Bombong dan KMP di Desa Tadisi. Jangan Bupati larut mendengar laporan “Fiktif” yang dikemas dalam bentuk laporan Asal Bapak Senang,” katanya lagi.
Sebelumnya, Pemda Mamasa merilis adanya investasi masuk ke daerah tersebut, namun belum menjelaskan jenis dan sumber investasi. Hingga kini, Kadis PTSP Mamasa Rahmat Taulakbi belum memberikan tanggapan. Wartawan masih terus berupa mendapatkan klarifikasi.













