NewsPendidikanPeristiwaRagam

Kepsek Bantah Lakukan Pungli, Hasil Pertemuan Dengan Komite Bikin Orang Tua Senang

2731
×

Kepsek Bantah Lakukan Pungli, Hasil Pertemuan Dengan Komite Bikin Orang Tua Senang

Sebarkan artikel ini
Kepsek SD Inpres 12/79 Macanang, Akbar berpose bersama Ketua Komite Sekolah, Ahrianto Mappangara.

Bone, Global Terkini- Kepala sekolah (Kepsek) SD Inpres 12/79 Macanang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Akbar kembali membantah pihaknya melakukan pungli uang wisata.

Hari ini dia bersama komite sekolah membuat pertemuan dengan para orang tua siswa guna membicarakan hal tersebut.

Pertemuan itu juga membahas jadi atau tidak mereka menggelar acara perpisahan di pantai Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba.

Y yang sebelumnya mengeluh juga ikut dalam pertemuan tersebut.

Kata dia, hasil dari pertemuan itu membuat banyak orang tua siswa senang termasuk dirinya.

Baca Juga :   Reformasi Birokrasi Memuaskan, Sejumlah OPD Dianugerahi Penghargaan

Kebijakan yang sebelumnya dikeluhkan diganti dengan kebijakan baru yang lebih baik.

Tidak ada lagi kekhawatiran dan rasa was-was.

“Hasil pertemuan hari ini disepakati, para orang tua yang tidak berangkat tidak lagi diharuskan membayar,” kata Y, Senin 3 Juni 2024.

Atas hal tersebut, beberapa dari orang tua siswa yang tidak jadi ikut dengan sukarela menyumbang untuk siswa tidak mampu yang ingin ikut.

Akbar menjelaskan, sebanyak 45 dari 62 orang tua siswa hadir dalam rapat mereka sepakat menyatakan bahwa tidak ada pungutan, uang Rp 300 ribu adalah kontribusi untuk kegiatan perpisahan.

Baca Juga :   Kurang Mendapat Perhatian, Pengurus Forum PUAP Datangi DPRD

Kegiatan itupun menurut Akbar, merupakan inisiatif siswa sendiri yang diamini para orang tua, pihaknya hanya sebatas memfasilitasi.

Dia juga memastikan tidak ada paksaan dan tidak akan ada intervensi maupun intimidasi seperti yang dikhawatirkan.

“Dan kontribusi itu juga mereka nikmati sendiri untuk transportasi hingga makan di sana,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite Ahrianto Mappangara mengaku siap mengembalikan uang para orang tua siswa yang sudah terlanjur membayar namun tidak jadi berangkat karena alasan tertentu.

Dia meminta kepada para orang tua yang tidak jadi berangkat agar segera melapor ke pihaknya.

Baca Juga :   Cekcok Usai Tenggak Miras, Warga Lapri Tewas Ditikam

Ahrianto juga mengatakan akan membantu siswa tidak mampu yang ingin berangkat namun tidak punya uang.

“Saya yang bayarkan, tapi yang betul-betul tidak mampu,” akunya.

Sekedar diketahui, pembayaran untuk kegiatan wisata dan perpisahan sampai hari ini sudah masuk sekitar 70 persen.

Baca berita sebelumnya di sini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *