HukrimNewsPeristiwa

Material Ilegal Proyek Irigasi Sanrego Diselidiki, Terduga Terus Mangkir dari Panggilan Polisi

×

Material Ilegal Proyek Irigasi Sanrego Diselidiki, Terduga Terus Mangkir dari Panggilan Polisi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.

Bone, Global Terkini- Kasus dugaan penggunaan material ilegal pada proyek pembangunan irigasi Sanrego terus bergulir di Polres Bone. Proses penyelidikan masih berlangsung meski pihak-pihak yang dipanggil penyidik belum memenuhi undangan klarifikasi, Jumat 10 April 2026.

Informasi dihimpun, pihak kepolisian sebelumnya telah melayangkan 3 kali surat undangan klarifikasi kepada AA . Namun, hingga jadwal yang ditentukan, ia belum juga hadir untuk memberikan keterangan.

Sementara surat panggilan ke 4 akan segera dikirimkan lagi.

AA merupakan komisi irigasi Sanrego diduga terlibat aktif dalam pelaksanaan proyek tersebut, dimana sebagian besar titik pekerjaan, dirinya yang mengelola galian, pencarian pekerja hingga memasok material diduga ilegal dari tambang di Kecamatan Patimpeng.

Baca Juga :   Kontraktor Soroti Kekurangan Volume Proyek Irigasi di Cellu

Hal serupa juga terjadi pada pihak Balai Pompengan. AL turut dimintai klarifikasi, ia merupakan penanggungjawab material proyek.

Sama seperti AA, ia juga belum memenuhi panggilan penyidik dan kembali akan disurati.

“Iye kayaknya begitu (surat panggilan keempat dan kedua untuk pihak balai.red),” terang sumber internal Polres Bone.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena proyek pembangunan irigasi Sanrego dinilai penting bagi kebutuhan pertanian masyarakat.

Olehnya itu, aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut tuntas dugaan pelanggaran agar tidak merugikan negara atas penggunaan material ilegal.

Baca Juga :   Guru PPPK Jadi Buron Kasus Asusila, Sekolah Akui Pernah Mediasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://sipak.blitarkota.go.id/ slot gacor gb777 https://absen.bulelengkab.go.id/ gb777 slot gacor gb777
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY