Bone, Global Terkini- Buruh proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, mempertanyakan keterlambatan pembayaran upah yang telah melewati jadwal, Sabtu 25 Juli 2026.
Sejak awal, pembayaran gaji disepakati dilakukan setiap dua pekan.
Namun hingga kini, para pekerja mengaku belum menerima upah.
Keterlambatan telah berlangsung lebih dari tiga pekan.
Alasan yang diterima, yakni dana dari pemerintah pusat belum cair.
“Kasihan teman-teman yang dari luar Sulawesi. Mereka butuh biaya hidup, begitu juga keluarga mereka menunggu kiriman uang,” ujar pekerja, meminta anonimitas.
“Padahal awal bekerja, perjanjiannya pembayaran upah setiap dua minggu sekali. Sekarang sudah lebih tiga minggu belum ada pembayaran sama sekali,” tambahnya.
Meski begitu, pekerjaan di lapangan tetap berjalan.
Para pekerja kini hanya bisa berharap hak mereka segera dibayarkan sesuai kesepakatan, agar biaya hidup sehari-hari tertutupi dan keluarga yang bergantung pada penghasilan tersebut tidak lagi terdampak.
Belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pihak yang bertanggung jawab. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan media ini.













