Mamasa, Global Terkini- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa berencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu guna memperkuat ketahanan pangan hewani dan menjaga stabilitas harga ternak.
Rencana tersebut ditegaskan Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi pasar di Dusun Barra-barra, Kecamatan Mamasa, Rabu 14 Januari 2026. Kunjungan ini turut didampingi jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Bupati Welem menjelaskan, pasar hewan ini akan memusatkan transaksi ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan babi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi maupun tradisi sosial masyarakat Mamasa.
“Selain itu, pusat perdagangan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di pasar lokal,” ujarnya.
Pemkab Mamasa memberi perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur, terutama akses jalan dan sanitasi. Ketersediaan air bersih serta kelancaran mobilisasi kendaraan pengangkut ternak menjadi prioritas utama.
Sebagai langkah awal, Pemkab menjadwalkan kegiatan Jumat Bersih massal pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan seluruh ASN dan PPPK lintas OPD.
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah juga akan mengundang para pedagang hewan untuk berdiskusi guna menyelaraskan teknis operasional pasar agar segera aktif dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.













