Bone, Global Terkini- Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) melakukan audiensi dengan Pemkab Bone membahas kerja sama pendidikan, kesehatan, SDM, dan ketenagakerjaan.
Audiensi diterima Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin di Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Senin 14 September 2026 malam.
Apkasi diwakili Dr. Amran Mahmud, sementara YPAN diwakili Lilik Faridah. Amran menyebut kedua pihak telah menjalin kerja sama peningkatan mutu pendidikan dan SDM serta Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIE-D).
“Yakni terkait fasilitasi peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia pemerintah kabupaten seluruh Indonesia serta pelaksanaan Program Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIE-D),” kata Dr. Amran.
Lilik menawarkan tiga program utama, yakni revitalisasi sekolah 2027, peningkatan kapasitas calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta revitalisasi puskesmas.
“Ada tiga peluang kerja sama utama yang ditawarkan, yakni program revitalisasi untuk 2027, upskilling calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) bagi 50 kabupaten melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), serta revitalisasi puskesmas,” kata Lilik.
Andi Akmal menyambut baik tawaran tersebut, mengingat Bone masih membutuhkan revitalisasi sekolah dan puskesmas.
“Kami sangat terbuka dengan semua program kerja sama yang ditawarkan. Kita memang masih banyak sekolah maupun puskesmas yang membutuhkan revitalisasi,” katanya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat segera ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas SDM dan memperluas peluang kerja masyarakat Bone.
“Kita punya harapan. Di Bone kita sudah mulai kerja sama yang dikirim ke luar negeri, tetapi kemarin kita melalui kampus UNIM,” ujarnya.













