Bone, Global Terkini- SMPN 4 Sibulue di Desa Pakkasalo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, mengusulkan program revitalisasi satuan pendidikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk tahun 2026.
Pengusulan dilakukan melalui dua jalur, yakni Dinas Pendidikan dan jalur aspirasi DPR RI. Pihak sekolah berharap usulan tersebut dapat diprioritaskan dalam program revitalisasi yang digulirkan pemerintah tahun ini.
Kepala SMPN 4 Sibulue, Masrudi, mengatakan pengusulan tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan.
“Harapannya semoga segera terealisasi. Dengan sistem swakelola yang melibatkan masyarakat sekitar dalam pengawasan, kami yakin pekerjaan akan lebih efisien, lebih bagus hasilnya, dan sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar sekolah,” ujar Masrudi.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan menjadi salah satu prioritas Kemendikdasmen pada 2026.
Sasaran utamanya meliputi sekolah terdampak bencana, sekolah dengan kerusakan berat, serta sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Program tersebut ditargetkan mencakup hingga 71.744 satuan pendidikan.
Berbeda dari sebelumnya, pelaksanaan revitalisasi dilakukan dengan mekanisme swakelola. Dana disalurkan langsung ke rekening sekolah dan pelaksanaan teknis melibatkan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) bersama masyarakat, dengan pendampingan tim teknis perencana dan pengawas.
Mekanisme ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kualitas pembangunan, tetapi juga memberi dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan perputaran ekonomi di sekitar sekolah.
Ketua Komite SMPN 4 Sibulue, Andi Akbar, menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan tersebut. Ia mengatakan komite dan masyarakat Desa Pakkasalo siap mengawal prosesnya.













