Bone, Global Terkini- Kunjungan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman ke BPTU HPT Denpasar, Bali, pada Jumat 21 Agustus 2026 lalu memunculkan pertanyaan terkait peserta kegiatan dan pemberian uang saku.
Selain ke BPTU HPT, rombongan juga sempat ke Kabupaten Bangli, Bali, untuk studi tiru program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT).
Dalam agenda tersebut, Bupati didampingi sejumlah pejabat, termasuk Dirut Perumda Wae Manurung serta sejumlah peternak.
Namun, seorang sumber yang ikut dalam rombongan menyebut terdapat pihak yang menerima uang saku Rp1.802.000 dengan status sebagai peternak, meski diduga bukan peternak.
“Ada yang ditandatangani untuk terima uang Rp1,8 juta, tapi sebagai peternak,” ujar sumber tersebut.
Informasi ini memunculkan pertanyaan mengenai jumlah dan identitas peternak yang sebenarnya diberangkatkan, terlebih dokumentasi resmi Pemkab Bone tidak memperlihatkan secara jelas keberadaan mereka.
Uang saku tersebut diduga bersumber dari anggaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone. Karena itu, mekanisme penetapan peserta dan penerima uang perlu dijelaskan.
Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bone, A. Herman, yang dikonfirmasi hingga berita ini ditulis, belum memberikan klarifikasi.
Jika benar terdapat penerima yang dicatat sebagai peternak sementara bukan peternak, hal tersebut perlu diklarifikasi untuk memastikan pertanggungjawaban anggaran sesuai ketentuan.











