Mamasa, Global Terkini- Polemik penentuan jabatan di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa viral dan menjadi buah bibir. Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) disebut diminta menyerahkan berkas kepada pihak di luar struktur pemerintahan.
Seorang ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mendapat perintah langsung dari Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat pertemuan di Rumah Jabatan beberapa bulan lalu.
“Waktu saya ketemu Pak Bupati dia perintah saya untuk menyerahkan berkas kepada Pak Lake,” ujar ASN lewat pesan WhatsApp, Sabtu 17 Januari 2026.
Ketua Tim Pemenangan Pilkada Mamasa, Nurhadi Lake Pulio, membenarkan banyak berkas ASN kini tersimpan di rumahnya. Namun ia menegaskan tidak pernah mendapat instruksi dari Bupati maupun Wakil Bupati.
“Benar sudah banyak berkas yang menumpuk. Namun sejauh ini saya pribadi tidak pernah menerimah perintah dari Bupati dan Wakil untuk mengumpulkan berkas ASN,” tegasnya, Minggu malam.
Nurhadi juga menekankan tidak pernah membuka maupun membaca berkas tersebut, serta menilai pengumpulan dokumen ASN bukan kewenangan tim pemenangan.
“Saya buka tidak ada. Apa lagi mau baca itu berkas sebab saya tidak tahu maksudnya. Bupati dan Wakil Bupati tidak pernah tanyakan apakah ada berkas yg saya kumpul. Dan menurut saya kewenangan seperti itu bukan kewenangan Tim Pemenangan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Mamasa Welem Sambolangi hingga berita ini diterbitkan belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi berulang kali melalui pesan WhatsApp tidak mendapat respons.













