Makassar, Global Terkini- Realisasi dana hibah dari pemerintah melalui Dispora Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk pembinaan cabang olahraga dipertanyakan.
Ketua harian dan pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Haris Malewa mengatakan, peruntukan dana hibah yang dialokasikan anggota DPRD Sulsel untuk Pordasi diduga kuat dikebiri.
“Tadi kami menyambangi Dispora, kedatangan kami mempertanyakan dana hibah untuk pembinaan Pordasi Sulsel dalam rangka persiapan eksebisi PON berkuda memanah di Aceh,” katanya, Rabu 14 Agustus 2024.
Dana hibah dimaksud dialokasikan Muzzayin Arif, wakil ketua DPRD Sulsel.
Itu merupakan aspirasi para pengurus Pordasi di tahun 2023.
Peruntukannya untuk atlet menuju eksebisi berkuda memanah sekaligus persiapan venue kejurnas berkuda memanah Sulsel yang kebetulan oleh pengurus pusat, Sulsel ditunjuk sebagai tuan rumah pada November mendatang.
“Kami ingin memperjelas dana hibah untuk Pordasi, karena kami tidak mau jadi bahan omongan teman-teman pengurus se- Provinsi berkuda memanah di Indonesia,” kata Haris lagi.
“Setelah melakukan audiens, Kepala Dispora H Suherman menyarankan untuk berkordinasi dengan KONI Sulsel, karena katanya dana tersebut sepenuhnya dihibahkan ke KONI, nilainya Rp 17,5 Miliar, sudah termasuk dana aspirasi Pordasi sebanyak Rp 2,5 Miliar,” tambahnya.
Sayang komunikasi dengan ketua KONI Sulsel tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan, Haris mengaku tidak mendapat respon baik, bahkan oleh sekretaris KONI, nomornya diblokir.
Menanggapi hal itu, ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel, Yasir Machmud mengaku jika bantuan sudah diserahkan ke masing-masing cabang olahraga atau cabor.
“Terkait angkanya memang tidak terpenuhi semuanya karena anggaran dana hibah dari Pemprov sangat terbatas, kami juga selalu koordinasi dengan Dispora, petunjuknya kita utamakan untuk PON dan pemerataan ke semua cabor,” akunya via WhatsApp.
Ditanya soal apakah betul ada dana aspirasi dalam bentuk hibah untuk Pordasi dan berapa nilai yang diberikan oleh KONI, Yasir tidak menjawab.