EkonomiKhazanahNewsPeristiwaRagam

Wakil Bupati Sergai, Buka Pelatihan TFL dan KSM Bidang Sanitasi

482
×

Wakil Bupati Sergai, Buka Pelatihan TFL dan KSM Bidang Sanitasi

Sebarkan artikel ini

Medan, Globalterkini.com – Wakil Bupati Serdang Bedagai, membuka kegiatan penguatan kafasitas/pelatihan Tenaga Fasilitator Lapangan (TPL) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Sanitasi. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Hotel Grand Antares, Medan, Sumatera Utara. Senin (29/7)

Turut hadir, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sergai,  H. Dasril, SKM, M.Kes, Sekretaris Perkim, Hotbin Sinurat, para Kabid, Kepala UPT Pelayanan Air Minum, Teguh Achmad Pane, ST, M.Si, Perwakilan OPD, Narasumber dari Yayasan Bina Ekonomi Sosial Terpadu (BEST) Jakarta serta Satker Air Minum Provinsi Sumatera Utara, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI, serta TFL dan KSM se Kabupaten Sergai.

Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Sergai, H. Dasri, SKM, dalam laporannya menjelaskan, “Tujuan kegiatan ini antara lain untuk mensosialisasikan, merencanakan, melaksanakan, mengawasi, memonitor, supervisi dan mengelola kegiatan pembangunan sanitasi. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas pembangunan pengelolaan sarana sanitasi, meningkatkan kapasitas serta menumbuhkan kesadaran KSM pengelola sanitasi berbasis masyarakat dalam mengoperasikan dan memelihara sarana sanitasi terbangun dan Juga meningkatkan cakupan pelayanan sanitasi dan kualitas kesehatan masyarakat melalui perluasan akses dan pelayanan air limbah yang layak melalui proses pemberdayaan masyarakat agar dapat memiliki pengetahuan dasar teknologi dan teknis disamping segi pemberdayaan masyarakat” kata Dasri

Baca Juga :   Journalist Camp di Lemoape, Kritik Tajam Sebagai Bahan Koreksi dan Apresiasi Pj Bupati

Ditambahkan, “Kegiatan ini diikuti oleh 103 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) se-Sergai dan 6 orang Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), dengan perincian 2 orang TFL Teknis dan 4 orang TFL Pemberdayaan. Sementara itu, narasumber berasal dari Yayasan Bina Ekonomi Sosial Terpadu (BEST) Jakarta dan Satker Air Minum Provinsi Sumatera Utara, dan Kementerian PUPR. Katanya.

Saat yang sama, Wakil Bupati H. Darma Wijaya, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, sesuai amanat UUD 1945 tentang hak setiap orang untuk hidup sejahtera lahir dan bathin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, sanitasi merupakan hak dasar bagi setiap masyarakat yang harus dipenuhi oleh Negara. Selama kurun waktu dari tahun 2012 hingga sekarang, Pemkab Sergai melalui Dinas Perkim telah banyak melaksanakan pembangunan dan pengembangan sistem instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Baik skala kawasan, komunal maupun skala individu. Salah satunya adalah pembangunan IPAL dengan kombinasi MCK yang dilengkapi jaringan perpipaan. Tercatat telah terbangun lebih kurang 50 unit dilaksanakan dengan sistem swakelola bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Ungkap Darma Wijaya.

Baca Juga :   Gegara Pilkades, Siswa SMK di Bone Terancam Tak Dapat Nilai

Lanjut diuraikan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya fasilitas yang diberikan tidak tepat fungsi dan peruntukannya, akhirnya terbengkalai. Hal tersebut selain dikarenakan KSM yang belum profesional dalam pengelolaan juga dikarenakan SDM yang masih belum memadai serta tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya sanitasi dan kebersihan. Oleh karenanya kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kinerja kelompok pemanfaat dan pemelihara yang difokuskan pada KKM sebagai cikal bakal terbentuknya KKP yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan sanitasi di masyarakat. Mengenai latar belakang mengapa pekerjaan ini diserahkan kepada kelompok dan bukan pihak ketiga, karena saya yakin dan percaya kelompok-kelompok ini nantinya selain mengerjakan dengan baik juga akan menjaga fasilitas yang telah dibangun untuk lebih memberikan hasil yang signifikan ditengah-tengah masyarakat. Ungkap Wabup H. Darma

Baca Juga :   Demo Menolak PEN Diwarnai Aksi  Saling Dorong Didepan Kantor Bupati Bone

Wajil Bupati berharap kepada dinas terkait,agar kegiatan ini bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi dan arahan terhadap operasional dan perbaikan dibidang sanitasi untuk masa yang akan dating. “Selanjutnya kepada para peserta agar apa yang disampaikan oleh narasumber nantinya, menjadi acuan bagi kita untuk dapat hidup layak dan sehat sesuai amanat UUD 1945 dan bermanfaat serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pungkas Darma Wijaya.

Penulis : Budi Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *