HukrimNewsPeristiwa

Dugaan Penyelewengan Dana Tambang, Warga Topogaro Geram

×

Dugaan Penyelewengan Dana Tambang, Warga Topogaro Geram

Sebarkan artikel ini
Kolase foto: aktivitas tambang nikel, material bijih, alat berat, Kantor Desa Topogaro, dan ilustrasi dana, merepresentasikan sorotan warga atas dugaan pengelolaan kompensasi tambang yang tidak transparan.

Morowali, Global Terkini- Dugaan penyalahgunaan dana berkaitan dengan aktivitas tambang nikel dan krom di Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, mencuat ke permukaan.

Warga menuntut transparansi, sementara pengelolaan dana dinilai tertutup dan sarat tanda tanya.

Di tengah gempuran aktivitas tambang, masyarakat sekitar mengaku belum merasakan manfaat yang adil. Sorotan tajam diarahkan pada dana ganti rugi lahan, kompensasi debu, hingga program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diduga tidak dikelola secara terbuka.

“Dana ganti rugi lahan diduga hanya dikelola oleh kepala desa Topogaro bersama pihak tertentu, sementara masyarakat belum mendapatkan penjelasan yang transparan,” ujar warga, meminta anonimitas, Jumat 24 April 2026.

Baca Juga :   Plt Kasatpol PP Bone Diduga Selipkan Tenaga Sukarela Baru

Kompensasi debu yang harusnya menjadi hak warga terdampak langsung justru memicu kecurigaan. Aliran dan pemanfaatan dana dinilai gelap, tanpa kejelasan ke publik desa.

“Debu kami yang hirup setiap hari, tapi masyarakat justru tidak tahu ke mana dana kompensasi disalurkan,” ungkap warga lainnya.

Tak hanya itu, program CSR perusahaan yang semestinya menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat, ikut mandek dan tidak menyentuh kebutuhan riil warga.

Indikasi minimnya akuntabilitas memperkuat dugaan adanya masalah dalam tata kelola.

Situasi ini mendorong warga mendesak pemerintah daerah dan instansi berwenang turun tangan. Audit menyeluruh dan penelusuran aliran dana dianggap mendesak untuk mengurai dugaan penyimpangan.

Baca Juga :   Warga Mengeluh Kesulitan Air, Perumda Akui Masalah Produksi dan Pipa Tua

“Kami hanya ingin ada keterbukaan. Jika memang ada dana dari perusahaan, masyarakat harus tahu peruntukannya,” tegas warga.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Desa Topogaro belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY