Bone, Global Terkini- Setelah memukau di lomba gerak dan lagu, TK Petta Ponggawae Matuju kembali menjadi pusat perhatian pada karnaval rangkaian kegiatan perkemahan di Lapangan Maccope, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Minggu 16 Agustus 2026.
Mengusung tema “Kearifan Lokal Desa Katuju, Melestarikan Budaya, Membangun Generasi Hebat”, rombongan TK Petta Ponggawae tampil dengan formasi yang unik dan sarat makna.
Berbeda dengan peserta lain, anak-anak mengenakan kostum yang merepresentasikan berbagai unsur kehidupan masyarakat desa.
Dalam barisan tersebut tampak tokoh Petta Ponggawae sebagai simbol sejarah dan budaya lokal, diikuti sosok Kepala Desa, serta petani yang menggambarkan mata pencaharian utama masyarakat Desa Matuju.
Penampilan tersebut pun mendapat apresiasi dari masyarakat.
Selain menghadirkan atraksi menarik, konsep yang diusung dinilai mampu mengenalkan budaya lokal kepada anak, sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap identitas daerah.
Guru TK Petta Ponggawae mengatakan, hal tersebut adalah bentuk komitmen sekolah mengenalkan nilai budaya ke peserta didik melalui kegiatan kreatif dan edukatif.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya tampil menghibur, tetapi juga belajar mencintai budaya dan mengenal jati diri desanya,” ujarnya.
Partisipasi TK Petta Ponggawae Matuju dalam rangkaian kegiatan perkemahan ini menjadi bukti, pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pelestarian budaya, dan penguatan identitas lokal sebagai bekal menuju generasi hebat.













