AdvertorialKhazanahRagam

751 Santri MHQ Tonra Diwisuda, Wakil Bupati Bone Beri Apresiasi

×

751 Santri MHQ Tonra Diwisuda, Wakil Bupati Bone Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Momen kegiatan wisuda 751 santri hafidz dan hafidzah di pusat Pondok MHQ Tonra, Desa Bulu-bulu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone.

Bone, Global Terkini- Pondok Penghafal Alquran Madrasah Hafidz Qur’an (MHQ) Tonra kembali menorehkan capaian membanggakan. Sebanyak 751 santri hafidz dan hafidzah diwisuda pada Sabtu, 27 Desember 2025, di pusat Pondok MHQ Tonra, Desa Bulu-bulu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Wisuda tersebut dihadiri Wakil Bupati Bone H. A. Akmal Pasluddin, unsur Forkopimda, Camat dan Kapolsek Tonra, tokoh masyarakat, serta para orang tua dan wali santri.

Pimpinan Pondok MHQ Tonra, Ustadz Kamaluddin Marsus, S.Pd.I, menyampaikan bahwa wisuda tahun ini merupakan wisuda ke-9, dengan capaian hafalan santri mulai dari 5 juz hingga 30 juz.

Baca Juga :   Pupuk Dijual di Atas HET, Wabup Bone: Berpotensi Pidana

“Kami bersyukur anak anak kami hari ini yang diwisudah mulai dari hafalan 5 Juz, sampai 30 Juz,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa proses menjadi penghafal Alquran bukanlah hal mudah dan membutuhkan perjuangan besar, baik dari santri maupun orang tua.

“Tidak mudah menjadi anak Penghafal Alquran, disaat anak anak lain diluar sana masih terlelap tidur, anak anak kami tengah malam sudah bangun menghafal Alquran, maka bersyukurlah orang tua yang anaknya berada di pondok penghafal Al-Quran, bisa mendoakan kita semua, maka mari sama sama menjaga pondok MHQ ini,” pungkasnya.

Baca Juga :   Wabup Buka Matsa Futsal Competition, Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Bakat

Sementara itu, Wakil Bupati Bone H. A. Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi dan dukungan pemerintah daerah terhadap peran pondok pesantren dalam mencetak generasi berakhlak dan berdaya saing.

“Selamat kepada pondok penghafal Alquran MHQ Tonra, telah melaksanakan wisudah, sebagai bentuk dukungan, kami dari pemerintah daerah hadir memberikan dukungan,” ujarnya.

foto bersama usai kegiatan wisuda santri di MHQ Tonra.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Kita bersinergi, berkolaborasi dalam membangun anak didik kita yang ada di pondok pesantren, hingga pembelajaran anak anak kita di pondok bisa semakin baik, dan tidak ada perbedaan antara anak anak yang belajar di pondok, dengan anak anak yang belajar di sekolah umum,” jelasnya.

Baca Juga :   Harga LPG 3 Kg di Bone Naik Lewati HET, Dinas Perdagangan Akan Beri Teguran

Menutup sambutannya, Andi Akmal menegaskan bahwa lulusan pesantren memiliki masa depan yang jelas dan menjanjikan.

“Jadi jangan pernah ragu jika anak kita tamat dari pondok pesantren mau lanjut kemana, kita patut bersyukur dan berbangga karena kedepannya akan ada program besar di Bone yang bisa merekrut lapangan kerja dari anak anak kita tak terkecuali dari pondok pesantren,” tutupnya.

Untuk diketahui, pondok MHQ Tonra memiliki santri berjumlah lebih dari dua ribu, dan tidak berbayar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://transparansiindonesia.co.id/data/ https://sulutaktual.com/wp-includes/ https://tracerstudy.idu.ac.id/assets/ https://formulir.smanda.sch.id/tmp/ mpp.boyolali.go.id/assets/ https://suratkominfo.hstkab.go.id/data/ https://bank-bindowal.com/data/ https://e-office.maybratkab.go.id/news/ https://alumni.widyatama.ac.id/daftar/ OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY GB777 slot gacor GB777 GB777 slot gacor GB777 slot gacor oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro oklaro Slot Gacor Slot Gacor
OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY