HukrimNewsPendidikanPeristiwaRagam

Uang PIP Siswa SMAN 7 Mallawa Dipotong Rp 200 Ribu, Kejari Didesak Segera Proses

1602
×

Uang PIP Siswa SMAN 7 Mallawa Dipotong Rp 200 Ribu, Kejari Didesak Segera Proses

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pungli di sekolah.

Maros, Global Terkini- Diduga lakukan pungli dana bantuan PIP, seorang staf tata usaha SMA Negeri 7 Mallawa dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Maros, Sulawesi Selatan.

Laporan tersebut dilayangkan Ketua DPD Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (Lidik Pro), Ismar, Kamis 13 Juni 2024 lalu.

Kata dia, pungli dimaksud berbentuk potongan dana PIP sebesar Rp 200 ribu per-siswa.

Mereka yang menolak memberi akan dipersulit mendapat surat keterangan dari sekolah.

Bantuan PIP dari Pemerintah Provinsi Sulsel diberikan kepada 75 siswa di sekolah tersebut.

Baca Juga :   Afif Rahman Kembali Nahkodai SAPMA PP Sidrap

Masing-masing seharusnya menerima Rp 1,8 juta.

Oknum staf berinisial AS itu berdalih potongan Rp 200 ribu untuk biaya transport dan makan.

Total uang hasil pemotongan AS senilai Rp 15 juta, jumlah yang cukup fantastis untuk sekedar transport dan makan.

Sejumlah orang tua siswa telah melaporkan hal itu ke Dinas Pendidikan Maros.

“Parahnya, Kepsek justru membenarkan tindakan stafnya, kata dia itu pun atas permintaan siswa dan orang tua sendiri,” ujar Ismar.

Ismar berharap satgas anti pungli yang dibentuk Pemerintah mampu menangani permasalahan itu.

Baca Juga :   Innalillahi, Putra Kabag Protokol Bone Meninggal Dunia

Plh Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah 1 Maros dan Makassar, Hamran sangat menyesalkan kejadian tersebut.

Apalagi sebelumnya dia sudah mewanti-wanti ke seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMK, SMA, maupun SLB agar tidak melakukan pemotongan dana se_sen pun.

“Kasihanilah itu anak kita jangan dipotong beasiswanya,” ucapnya.

Ismar kemudian mendesak Kejari Maros segera memanggil Kepsek dan staf tata usaha di SMA Negeri 7 Mallawa untuk diproses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *