Bone, Global Terkini- Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Bone kembali menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu madrasah unggulan di Kabupaten Bone.
Tahun ajaran 2026, MIN 8 menamatkan sebanyak 58 siswa dan menerima 64 murid baru.
Jumlah peserta didik baru yang diterima tersebut ternyata hanya sebagian dari total pendaftar yang mencapai lebih dari 100 orang.
Keterbatasan ruang belajar menjadi alasan utama tidak semua calon siswa dapat diterima.
Kepala MIN 8 Bone, Hj Harnidah, mengatakan pihak sekolah terpaksa melakukan seleksi dengan mempertimbangkan sejumlah aspek.
“Kita utamakan yang memiliki saudara yang sudah sekolah di sini agar bisa sama-sama, atau yang berdomisili dekat sekolah supaya tidak terlalu jauh,” katanya, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat tidak lepas dari berbagai prestasi yang berhasil diraih MIN 8 Bone selama ini.
Selain didukung fasilitas yang memadai, madrasah tersebut juga memiliki komite sekolah yang aktif dan solid dalam mendukung berbagai program pengembangan sekolah.
Salah satu contohnya terlihat saat rencana perbaikan lapangan madrasah. Di tengah keterbatasan anggaran, orang tua siswa bersama komite sekolah bergerak membantu secara sukarela.
“Kami menggelar rapat untuk perbaikan lapangan yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Dana madrasah terbatas, tetapi orang tua siswa bersama komite langsung membantu sesuai kemampuan masing-masing,” jelasnya.
Hj Harnidah menambahkan, dukungan komite sekolah selama ini menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat berbagai program madrasah berjalan lancar.
Diketahui, Ketua Komite MIN 8 Bone saat ini dijabat Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone, H Zainal.
Kolaborasi antara pihak madrasah, komite, dan orang tua siswa dinilai menjadi kunci keberhasilan MIN 8 Bone dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat dari tahun ke tahun.













