BudayaEkonomiKhazanahNewsPendidikanPeristiwaPolitikRagam

Sampah di Ngapa, Pameran Aksi Perubahan PKA Sultra 2023

970
×

Sampah di Ngapa, Pameran Aksi Perubahan PKA Sultra 2023

Sebarkan artikel ini

Kolaka Utara, Global Terkini – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Tenggara (BPSDM Sultra) gelar pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan IX dan X tahun 2023. Pelatihan ini dilaksanakan di aula asrama BPSDM Sultra selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2023.

Sekitar 75 peserta, dari SKPD lingkup pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara mengikuti kegiatan ini. Diantaranya, adalah pejabat eselon III lingkup Pemerintah Kota Kendari, Pemkab Buton, Pemkab Kolaka Utara, Pemkab Konawe, Konawe Kepulauan, dan Wakatobi.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas yang diwakili Asisten III Pemprov Sultra, Sukanto Toding. memberikan sambutan dan apresiasi saat membuka langsung pelaksanaan pelatihan tersebut.

“Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), menjadi wasilah untuk mencetak pemimpin profesional, yang memiliki kompetensi kepemimpinan manajemen kinerja, dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial administrator. Kompetensi dimaksud meliputi integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, serta mengelola perubahan dan pengambilan keputusan. Saya berharap, seluruh peserta PKA dapat mengadaptasi semua pembelajaran yang didapatkan. Serta meng-implementasi-kan dalam kegiatan sehari-hari,” Ujar Sukanto Toding dalam sambutannya.

Baca Juga :   Sosialisasi Terkait Rekrutmen PPK dan PPS, KPU Bone: Akan Dibuka di SIAKBA

Dengan demikian, akan tercipta daya saing kompetitif yang mendukung kinerja untuk mencapai visi misi dan sasaran kinerja pemerintah. Ujarnya menambahkan.

Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, Syahrudin Nurdin, melalui Ketua Panitia Penyelenggara PKA, Supardin, mengungkapkan, dasar pelaksanaan pelatihan ini sesuai Undang-Undang nomor 5 tahun 2014, tentang aparatur sipil negara dan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Kemudian, peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017, tentang manajemen pegawai negeri sipil, peraturan lembaga administrasi negara nomor 6 tahun 2022 tentang perubahan atas peraturan lembaga administrasi negara nomor 5 tahun 2022 tentang penyelenggaraan pelatihan struktural kepemimpinan. Serta keputusan kepala LAN nomor 1/k.1/PDP.07/2023 tahun 2023 tentang kurikulum pelatihan struktural kepemimpinan dan keputusan Gubernur Sultra nomor 28 tahun 2022 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja BPSDM Sultra,” Ujarnya.

Adapun tujuan kegiatan untuk mengembangkan kompetensi peserta, dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator. Dimana peserta akan dilatih terkait kepemimpinan Pancasila dan nasionalisme, kepemimpinan kinerja, manajemen kinerja dan aktualisasi kepemimpinan.

Baca Juga :   Oknum Jaksa Diperiksa Kejati, Soal Raibnya Dana Pengembalian Ratusan Juta

Terkait hal itu, salah-satunya peserta angkatan X PKA 2023, adalah camat Ngapa, kabupaten Kolaka Utara, Abu Bakri, S.Sos peraih penghargaan 10 peserta terbaik pameran aksi perubahan dengan judul proyek ‘Penerapan Manajemen Mutu Terpadu dan Kolaboratif Pengelolaan Sampah di Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, serta mendapat piagam penghargaan Peringkat Prestasi Istimewa 6 dengan nomor 833/46 dari BPSDM Sulawesi Tenggara.

Abu Bakri mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan ikut mendukung, terutama kepada Pemerintah kabupaten Kolaka Utara, DPRD Kolaka Utara dan Asisten 1 sebagai mentor nya. “saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah mendukung dalam pelaksanaan program penanganan sampah, himgga berhasil meraih penghargaan tersebut. Namun tidak hanya sampai disitu. Apa yang telah kita raih, ini menjadi tantangan berat yang harus terus diperjuangkan. Saya masih butuh dukungan dan keterlibatan semua pihak, baik Pemerinyah Daerah dan instansi terkait, tokoh masyarakat, para kepala desa dan lurah, bhabinkamtibmas serta babinsa. Apalagi mendekati musim hujan, saya juga mengharapkan bantuan teman-teman pers untuk membantu menginformasikan kondisi di kecamatan Ngapa.” Kata Abu Bakri

Baca Juga :   Meninggal Gantung Diri, Idawati Tinggalkan Sepucuk Surat Untuk Keluarga

Lanjut dikatakan, tantangan harus di hadapi untuk mengimplementasikan yang telah kita raih dalam kegiatan ini. Apalagi kondisi kecamatan Ngapa, sebanding dengan kecamatan Lasusua dalam hal produksi sampah dan bencana banjir. Oleh karenanya, pengadaan armada sampah dikecamatan Ngapa menjadi hal yang sangat penting dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kami berharap agar ada pendelegasian pemerintah daerah ke pemerintah kecamatan Ngapa dalam menuntaskan persoalan sampah di wilayah ini. Katanya.

Inovasi program yang membuat Abu Bakri mendapatkan penghargaan adalah ‘Penerapan Manajemen Mutu Terpadu dan Kolaboratif Pengelolan Sampah di Kecamatan Ngapa. Penerapan program ini, bagaimana mengurai persoalan sampah dari hulu sampai hilir dan bagaimana pengolah sampah agar memiliki nilai ekonomis. Pada akhirnya, masyarakat yang ada di Desa Beringin, kelurahan Lapai, dan Desa Lawata sebagai area dominasi produksi sampah paling parah, tidak lagi terbelenggu masalah sampah. ini menjadi tanggungjawab bersama untuk disikapi.” Pungkas Abu Bakri

Asri Romansa   

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *