HukrimNewsPeristiwaRagam

Bayi Meninggal di RSUD Tenriawaru, Diduga Dokter Lalai

×

Bayi Meninggal di RSUD Tenriawaru, Diduga Dokter Lalai

Sebarkan artikel ini
Rara sambil menggendong jenazah cucunya saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Bone, Global Terkini- Cucu Rahmawati, seorang pengacara di Kabupaten Bone, meninggal dunia diduga akibat kelalaian di RSUD Tenriawaru. Bayi tersebut lahir melalui persalinan caesar pada Kamis 15 Oktober 2026.

Rahmawati menyebut, bayi laki-laki itu awalnya dalam kondisi baik. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan detak jantung yang normal.

Belakangan ketika kondisi ibu bayi mulai nampak mengkhawatirkan, Rahmawati mengaku sempat beberapa kali protes, dan meminta penanganan khusus. Namun dokter rumah sakit abai.

“Waktu kondisi ibunya mulai mengeluh sakit perut, saya minta perawat hubungi dokter, tapi perawat bilang dokter tidak merespon,” kata Rara, sapaan akrab Rahmawati.

Baca Juga :   Diusung PKB, Andi Islamuddin Siap Emban Amanah

Atas hal itu, keluarga mengaku merasa sangat kecewa dan terpukul.

“Sampai kondisi ibunya pecah ketuban, dokter masih belum ada, ini jelas kelalaian,”

“Kendalanya di dokter, karena perawat juga tidak bisa berbuat apa-apa kalau tidak ada dokter,” tambah Rara.

Rara juga mengatakan, pihaknya telah meminta penjelasan medis ke pihak dokter Rumah Sakit, namun hingga kini penjelasan itu belum diberikan.

Pihak keluarga mempertimbangkan untuk menempuh langkah hukum dengan menuntut pihak rumah sakit.

“Tapi sebelum itu, kita menunggu dulu klarifikasi pihak rumah sakit,” kata Rara lagi.

Baca Juga :   Setelah Digusur, Tenant Depan RSUD Bone Kembali Beroperasi: Ada “Setoran”?

Sementara itu, pihak rumah sakit melalui Kabag Administrasi, Kepegawaian, Hukum, dan Humas Junaedi mengaku belum mengetahui ihwal tersebut.

“Belum ada sampai ke kami infonya, biar saya cek dulu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY OKRUMMY