Bone, Global Terkini- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bone melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah, Kasmiaty, bersama tim.
Salah satu lokasi kunjungan adalah perusahaan tambang tembaga yang beroperasi di Desa Samaenre, Kecamatan Tonra.
Dalam kunjungan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan aktivitas usaha masih tahap eksplorasi meskipun telah mengantongi izin operasi produksi.
Kasmiaty mengatakan, pihaknya tetap mengingatkan perusahaan agar mematuhi seluruh kewajiban perpajakan daerah yang timbul dari aktivitas yang dijalankan.
“Termasuk pajak air tanah karena sudah ada pemakaian meski dalam kapasitas kecil kegiatan operasionalnya,” ujar Kasmiaty, Rabu 17 Juni 2026.
Pihak Perusahaan disebut akan taat melakukan pembayaran pajak air tanah meski masih penggunaan kategori kecil.
“Kami akan kirimkan draf penggunaan air tanah agar bisa ada PAD dari perusahan tersebut” lanjutnya.
Selain meninjau lokasi tambang, tim Bapenda juga mendatangi proyek pembangunan Pelabuhan Tonra yang saat ini sedang berlangsung untuk melihat apakah ada potensi PAD Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
Kasmiaty menegaskan, kegiatan monitoring lapangan akan terus dilakukan sebagai upaya optimalisasi PAD.
Selain memastikan kepatuhan wajib pajak, langkah tersebut juga bertujuan menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.
Bapenda Bone berharap seluruh pelaku usaha, baik sektor pertambangan maupun pelaksana proyek pembangunan, dapat berperan aktif dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui kepatuhan kewajiban perpajakan.
“PAD yang optimal akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” tutupnya.













