Bone, Global Terkini- Satu unit bus berwarna putih bertuliskan Commando Trans dengan nomor polisi DP 7779 AS menjadi sorotan usai diduga menggunakan pelat nomor yang tidak terdaftar pada aplikasi Bapenda saat mengisi BBM subsidi di SPBU Karella, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu 26 Juli 2026.
Temuan itu memunculkan pertanyaan terhadap mekanisme verifikasi kendaraan penerima BBM subsidi. Sebab, pengelola SPBU Karella, Idrus, sebelumnya menyatakan seluruh kendaraan maupun nonkendaraan yang membeli BBM subsidi wajib menggunakan barcode atau QR Code yang terdaftar.
Dia bahkan mengaku telah menginstruksikan operatornya untuk mencocokkan data kendaraan dengan barcode sebelum pengisian.
Sejumlah warga menduga temuan tersebut berkaitan dengan maraknya aktivitas mobil “pa’sedot” Biosolar subsidi untuk dijual kembali. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan klarifikasi.
“Kalau benar nomor polisinya tidak sesuai, bagaimana bisa tetap mengisi solar subsidi? ini harus diusut,” kata warga.
Menanggapi temuan itu, pihak SPBU Karella mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi pelayanan.
“Kami butuh masukan dari teman-teman media. Ketika kami ada kesalahan dalam pelayanan di SPBU kami, agar ke depannya bisa kami maksimalkan. Silakan konfirmasi kami,” kata Idrus.
Hingga berita ini dimuat, pemilik bus belum dapat dikonfirmasi.













