Bone, Global Terkini- Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bone menganggarkan hingga Rp400 san juta untuk internet, hal itu dikarenakan ia memiliki server yang butuh jaringan internet stabil.
Sebagaimana dijelaskan tim IT BKAD, Anto. Anggaran tersebut digunakan di sembilan titik layanan dengan rincian, satu layanan utama berupa Astinet dedicated 1:1 berkapasitas 200 Mbps untuk server, serta delapan layanan tambahan berbasis broadband (HSI B2B) dengan kapasitas 50 Mbps hingga 100 Mbps.
Layanan tersebut tersebar, termasuk di kantor BKAD, ruang kerja, serta beberapa rumah jabatan (Rujab) pejabat daerah, diantaranya Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.
Namun, informasi yang didapat dari tim penyedia jaringan Internet Kominfo, sejumlah titik layanan, khususnya di rumah jabatan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah juga mendapatkan akses internet.
Salah satu titik yang juga masuk dalam tanggungan BKAD adalah jaringan internet Kwartir cabang Pramuka.
“Beberapa layanan memang sebelumnya terpisah, seperti di Kwarcab, namun sejak tahun lalu sudah dimasukkan dalam kontrak BKAD,” terang Anto.













