Bone, Global Terkini- Kebijakan efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah belum sepenuhnya tercermin di daerah, Kamis 2 April 2026.
Terlihat dari rencana anggaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone yang mengalokasikan dana sebesar Rp2,8 miliar lebih untuk pembelian herbisida atau pembasmi rumput.
Data tersebut tercantum dalam dokumen perencanaan pengadaan yang dipublikasikan melalui website resmi pengadaan nasional, inaproc.
Item tersebut menuai sorotan karena dinilai tidak sejalan dengan prioritas peningkatan kualitas pendidikan, seperti sarana belajar dan kesejahteraan tenaga pendidik, hingga program peningkatan mutu siswa.
Dalam rincian disebutkan bahwa item pekerjaan berupa “Herbisida Pembasmi Rumput” dengan spesifikasi ukuran 1 liter dan menggunakan metode E-Purchasing.
Menanggapi hal itu, sekretaris Dinas Pendidikan Bone, Abd Rahman menjelaskan, pencantuman herbisida hanya bersifat administratif sementara karena keterbatasan komponen dalam sistem saat penginputan anggaran.
Ia menegaskan, anggaran Rp2,8 miliar lebih tersebut sebenarnya diperuntukkan untuk pengadaan seragam sekolah gratis.
“Waktu itu kita mau klik, komponen belum ada, jadi kita klik komponen lain yang nilainya sama, supaya anggarannya tetap masuk,” katanya.
Terbaru menurut Abd Rahman, perbaikan telah dilakukan melalui DPA Parsial, dan saat ini item anggaran sudah berubah menjadi belanja pakaian seragam.













