Bone, Global Terkini- Proyek galian jalan di poros Bone-Sinjai, tepatnya Kelurahan Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone dibiarkan terbuka selama beberapa hari hingga memakan korban, Selasa 12 Mei 2026.
Seorang pengendara dilaporkan mengalami patah tulang setelah terjatuh di lokasi galian tersebut semalam.
Bukan yang pertama, berdasarkan informasi, kecelakaan itu terjadi di titik yang sama dengan dua insiden sebelumnya.
Warga sekitar menilai kondisi jalan sangat membahayakan karena lubang bekas kupasan aspal tidak segera ditutup maupun ditambal pihak pekerja.
“Sudah beberapa hari dikupas aspalnya lalu dibiarkan berlubang begitu saja. Minim rambu peringatan, bahkan malam hari hampir tidak kelihatan karena gelap,” ujar warga di lokasi.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pengendara kesulitan melihat bagian jalan yang rusak, terutama karena tidak adanya penerangan maupun pengamanan memadai di area pekerjaan.
Insiden berulang itu memicu sorotan terhadap pihak kontraktor dan pengawas proyek. Warga mempertanyakan standar keselamatan kerja yang diterapkan dalam pelaksanaan.
“Sudah tiga orang jatuh di lokasi yang sama. Malam ini korbannya sampai patah tulang. Harus ada tindakan sebelum ada korban lebih parah lagi,” pungkas warga.













