Mamasa, Global Terkini- Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 1 Pana yang berlokasi di Jalan Poros Manipi Banda diprotes warga. Proyek yang bersumber dari APBN 2025 senilai Rp6.757.065.000 itu diduga tidak selesai tepat waktu dan kualitas materialnya dipertanyakan.
Warga Pana, Salmon Soppang, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan memeriksa pihak rekanan proyek tersebut.
“Ini adalah hadiah yang diberikan Negara ke masyarakat Pana. Namun justru di manfaatkan orang tidak bertanggung jawab. Saya minta APH turun tangan,” Kata Salmon, Jumat 16 Januari 2026.
Menurut Salmon, persoalan utama bukan hanya anggaran, tetapi kualitas material bangunan yang dinilai tidak layak.
“Materialnya sangat tidak masuk akal. cippingnya batu besar semua, itukan tidak layak dipakai,” Katanya lagi.
Ia mengungkapkan keluhan masyarakat sudah disampaikan sejak sekitar tiga bulan lalu, namun baru ditindaklanjuti karena kini menjadi perhatian publik.
“Warga mengatakan, mohon dibantu untuk disampaikan kepada Dinas Provinsi. Namun baru sekarang saya tanggapi sebab sudah menjadi konsumsi publik,” Tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya menghubungi Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat untuk memperoleh klarifikasi.













